Feed on
Posts
Comments

“Seandainya sekarang Anda tidak memiliki uang tabungan. Penghasilan pun kurang dari 5 juta sebulan. Apakah Anda bisa mendapatkan uang 50 juta, jam 9 esok hari?” Saat saya menanyakan pertanyaan ini kepada peserta seminar, hampir semua menjawab, tidak bisa. Kenapa? Karena mereka mengukur kemampuannya berdasarkan kondisi normal mereka. Dengan penghasilan 5 juta perbulan, jika saving-nya 2 juta perbulan, maka perlu 25 bulan untuk mendapatkan 50 juta.
Bagaimana jika pertanyaan saya ubah? Seandainya, malam hari ini, anak Anda atau orang yang paling Anda sayangi mendadak sakit keras. Dokter mendiagnosa ada sebuah tumor ganas yang harus dioperasi besok juga, jika tidak, maka nyawanya akan melayang. Sedangkan operasi hanya bisa dilaksanakan jika Anda menyerahkan uang tunai sejumlah 5 juta rupiah sebelum jam 9 esok hari. Bagaimana? Apakah Anda masih akan mengatakan tidak bisa? Mayoritas akan menjawab, “Harus bisa”. Kenapa? Karena kepepet, jika tidak, nyawa orang yang kita cintai tersebut akan melayang.

Jadi sebenarnya jika dalam kondisi yang kepepet dan tidak diberikan pilihan untuk “tidak bisa”, manusia akan mencari jalan untuk berpikir “bagaimana harus bisa”. Tetapi kenapa sukses, kaya, membahagiakan orang tua atau keluarga, seolah bukan suatu kebutuhan yang mendesak? Sesungguhnya manusia telah diciptakan dengan potensi luar biasa, di luar apa yang kita pikirkan. Hanya saja potensi tersebut seringkali hanya akan keluar pada kondisi terdesak, seperti seorang nenek bisa melompat dari gedung setinggi 5 meter, saat kebakaran.

KEPEPET VS IMING-IMING

Ada 2 sebab yg membuat orang tak tergerak untuk berubah. Yang pertama adalah impiannya kurang kuat, yang kedua tidak kepepet. Dua hal tersebut yang seringkali disebut orang sebagai motivasi. Kesalahan fatal yang timbul oleh sebagian besar motivator ataupun trainer motivasi lainnya adalah hanya menggunakan impian sebagai ‘iming-iming’ untuk menggerakkan audiens. “Apa Impian anda? Siapa yang impiannya punya mobil mewah? Rumah mewah? atau bahkan kapal pesiar?” Memang, saat di ruang seminar, mereka sangat terbawa dan termotivasi oleh sang motivator. Tapi masalahnya, sepulang dari seminar, mereka dihantam kemalasan, mungkin juga halangan-halangan bahkan seringkali oleh orang-orang yang mereka sayangi. Apa jadinya? Mereka tetap diam ditempat.

Contoh yang kedua, ada seorang salesman yang bekerja di suatu perusahaan. Seperti perusahaan lainnya, mereka menerapkan sistem bonus. “Jika anda mencapai target yang telah ditentukan, maka anda akan mendapat bonus jalan-jalan keluar negeri!” kata managernya. “Gimana, semangat?” lanjut manager berinteraksi. “Semagaat..ngat..ngat!” sambut salesman, sambil mengepalkan tangannya seolah siap tempur. Bulan demi bulan pun berlalu tanpa pencapaian target. Kemudian si manager bertanya,”Apa bonus yang aku tawarkan kurang besar?”. “Enggak kok Pak, cukup besar, mudah-mudahan bulan depan tercapai Pak”.
Setelah 3 bulan masa ‘iming-iming’ tak berhasil, si manager mulai mengubah strategi. Dia berteriak agak menekan di dalam meetingnya,”Pokoknya, jika anda tidak bisa mencapai target penjualan yang sudah saya tetapkan, anda saya PECAT!”. Nah, keluarlah keringat dingin si salesman. Sekeluar dari ruangan dia langsung menyambangi calon-calon customernya, kerjanyapun semakin giat. Malas, malu, nggak pe-denya hilang seketika. Kok bisa? Karena KePePet! Yang dia pikirkan, jika dia tidak dapat memenuhi target, dia akan dipecat. Jika dipecat, penghasilannya akan nol. “Trus anak istriku makan apa?” pikirnya. Anehnya, target penjualan yang selama ini tidak pernah tercapai, bisa juga terlampaui. Itulah yang disebut The Power of Kepepet.

97% orang termotivasi karena Kepepet, bukan karena iming-iming. Maka dari itu ada pepatah mengatakan bahwa “Kondisi Kepepet adalah motivasi terbesar di dunia!”. Banyak perusahaan mengkampanyekan Visi besarnya kepada seluruh karyawannya. Apa jawab mereka? “Emang gua pikirin!”. Bukannya salah karyawan yang tidak peduli terhadap visi perusahaan, tapi karena visi itu tak terlihat oleh karyawan. Mereka lebih termotivasi oleh sesuatu yang berupa ancaman, baik situasi dimasa mendatang ataupun berupa punishment. John P. Kotter (Harvard Business Review) mengemukakan “Establishing Sense of Urgentcy” adalah langkah pertama untuk menggerakkan perubahan dalam suatu organisasi. Dengan melihat ancaman-ancaman terhadap kompetisi dan krisis, membuat mereka tergerak, sebelum mengkomunikasikan visi. Fungsi Visi adalah memberikan arah, sedangkan The Power of Kepepet yang mendorong untuk bergerak.

MENCIPTAKAN KONDISI KEPEPET

Coba amati biografi orang-orang sukses, banyak dari mereka yang ‘kepepet’ sebelumnya. Seperti pegas, saat kita tekan, maka akan menimbulkan gaya tolak yang lebih besar. Trus, apa yang harus kita lakukan? Cara pertama untuk mengeluarkan ‘potensi kepepet’ kita, dengan cara menvisualisasikan (membayangkan) seolah-olah kita dalam kondisi kepepet, maka kita akan memfungsikan organ tubuh dan hormon-hormon kita, bekerja secara maksimal. Misalnya, bayangkan jika hari ini Anda di-PHK, apa yang Anda rasakan?

Cara kedua, menciptakan kondisi kepepet secara fisik. Misalnya dengan berhutang untuk modal usaha, secara otomatis akan membuat kita termotivasi untuk mengembalikan hutang. Atau, bisa juga kita terima orderan langsung, meskipun usaha belum mulai. Ada juga yang memberanikan diri membayar DP (uang muka) sewa ruko/ kios, setelah itu terpaksa berpikir bagaimana melunasinya. Jika Anda masih single dan tidak punya tanggungan keluarga, mungkin Anda mau langsung mencoba keluar kerja dan mulai usaha?! Semua itu pilihan Anda lho, jangan salahkan saya untuk risikonya. Tergantung dari karakter masing-masing orang. Saya menempuh cara yang terakhir, cukup konyol, tapi berhasil. Namun jangan lupa, Integritas dan Kredibilitas tetap harus dijaga.

Cara manapun yang akan Anda pilih, yang penting MELANGKAH, jangan kebanyakan mikir atau sekedar membaca tulisan saya ini. Karena kehidupan Anda tidak akan berubah hanya dengan membaca, tapi dengan ACTION.

 ”Jika rasa sakit terhadap kondisi sekarang tidak kuat, orang tak akan beranjak untuk berubah”

Liverpool 4 - R.Madrid 0

Magnificent performance by Liverpool last night :)

Melaju ke babak perdelapanan final, dilakukan secara menyakinkan oleh Liverpool.  Semalam Liverpool bermain full team berikut dengan Toress dan Gerrard yang diragukan untuk tampil.

Gol pertama disarangkan oleh Toress kerjasama dengan Dirk Kuyt.  Gol kedua oleh Gerrard melalui penaliti yang didapat setelah Gabriel Heinze dituding melakukan handsball di kotak terlarang.
Satu menit baru babak kedua berjalan, Gerrard mencetak gol lagi menyambut umpan silang Ryan Babel dengan tendangan kerasnya.
R.Madrid yang ketinggalan 3-0 mencoba mencetak gol dengan ultra menyerang.
Tetapi ketika Madrid asyik menyerang, Liverpool menghukumnya dengan sebuah serangan balik cepat. Menerima umpan dari Mascherano, Dossena mencetak gol penutup dengan kaki kirinya.

Agregrat 5-0 dimenangkan Liverpool setelah menang 1-0 di leg pertama.

Liverpool:
Reina; Arbeloa, Skrtel, Carragher, Aurelio; Alonso (Lucas 60), Mascherano; Kuyt, Gerrard (Spearing 73), Babel; Torres (Dossena 83)

Madrid:

Casillas; Ramos, Cannavaro (Van Der Vaart 64), Pepe, Heinze; Robben (Marcelo 46), Diarra, Gago (Guti 76), Sneijder; Raul, Higuain

“Kegembiraan terbesar dalam hidup adalah keyakinan bahwa kita dicintai. Oleh karenanya, kita membagikan cinta bagi orang lain.” (Victor Hugo)

Tidak ada yang bisa menghentikan waktu. Ia terus maju. Umur terus bertambah. Manusia pun mengalami babak-babak dalam hidupnya. Saat masuk fase dewasa, orang memasuki tiga tahapan kehidupan.

Ada masa di mana orang terfokus untuk melakukan sesuatu (to do). Ada saat memfokuskan diri untuk mengumpulkan (to have). Ada yang giat mencari makna hidup (to be). Celakanya, tidak semua orang mampu melewati tiga tahapan proses itu.

FASE PERTAMA, FASE TO DO

Pada fase ini, orang masih produktif. Orang bekerja giat dengan seribu satu alasan. Tapi, banyak orang kecanduan kerja, membanting tulang, sampai mengorbankan banyak hal, tetap tidak menghasilkan buah yang lebih baik. Ini sangat menyedihkan. Orang dibekap oleh kesibukan, tapi tidak ada kemajuan. Hal itu tergambar dalam cerita singkat ini.

Ada orang melihat sebuah sampan di tepi danau. Segera ia meloncat  dan mulailah mendayung. Ia terus mendayung dengan semangat. Sampan memang bergerak. Tapi, tidak juga menjauh dari bibir danau.
Orang itu sadar, sampan itu masih terikat dengan tali di sebuah tiang.

Nah, kebanyakan dari kita, merasa sudah bekerja banyak. Tapi, ternyata tidak produktif. Seorang kolega memutuskan keluar dari perusahaan. Ia mau membangun bisnis sendiri. Dengan gembira, ia mempromosikan
bisnisnya. Kartu nama dan brosur disebar. Ia bertingkah sebagai orang sibuk. Tapi, dua tahun berlalu, tapi bisnisnya belum menghasilkan apa-apa. Tentu, kondisi ini sangat memprihatinkan.

Jay Abraham, pakar motivasi bidang keuangan dan marketing pernah berujar, “Banyak orang mengatakan berbisnis. Tapi, tidak ada hasil apa pun. Itu bukanlah bisnis.” Marilah kita menengok hidup kita sendiri.
Apakah kita hanya sibuk dan bekerja giat, tapi tanpa sadar kita tidak menghasilkan apa-apa?

Fase kedua, fase to have.

Pada fase ini, orang mulai menghasilkan. Tapi, ada bahaya, orang akan terjebak dalam kesibukan mengumpulkan harta benda saja. Orang terobsesi mengumpulkan harta sebanyak- banyaknya. Meski hartanya segunung, tapi dia tidak mampu menikmati kehidupan.
Matanya telah tertutup materi dan lupa memandangi berbagai keindahan dan kejutan dalam hidup. Lebih-lebih, memberikan secuil arti bagi hidup yang sudah dijalani. Banyak orang masuk dalam fase ini.

Dunia senantiasa mengundang kita untuk memiliki banyak hal. Sentra-sentra perbelanjaan yang mengepung dari berbagai arah telah memaksa kita untuk mengkonsumsi banyak barang.
Bahkan, dunia menawarkan persepsi baru. Orang yang sukses adalah orang yang mempunyai banyak hal. Tapi, persepsi keliru ini sering membuat orang mengorbankan banyak hal. Entah itu perkawinan, keluarga, kesehatan, maupun spiritual.

Secara psikologis, fase itu tidaklah buruk. Harga diri dan rasa kepuasan diri bisa dibangun dengan prestasi-prestasi yang dimiliki. Namun, persoalan terletak pada kelekatannya. Orang tidak lagi menjadi pribadi yang merdeka.

Seorang sahabat yang menjadi direktur produksi membeberkan kejujuran di balik kesuksesannya. Ia meratapi relasi dengan kedua anaknya yang memburuk. “Andai saja meja kerja saya ini mampu  bercerita tentang betapa banyak air mata yang menetes di sini, mungkin meja ini bisa bercerita tentang kesepian batin saya…,” katanya.

Fase itu menjadi pembuktian jati diri kita. Kita perlu melewatinya. Tapi, ini seperti minum air laut. Semakin banyak minum, semakin kita haus. Akhirnya, kita terobsesi untuk minum lebih banyak lagi.

Fase ketiga, fase to be.

Pada fase ini, orang tidak hanya bekerja dan mengumpulkan, tapi juga memaknai. Orang terus mengasah kesadaran diri untuk menjadi pribadi yang semakin baik.
Seorang dokter berkisah. Ia terobesesi menjadi kaya karena masa kecilnya cukup miskin. Saat umur menyusuri senja, ia sudah memiliki semuanya. Ia ingin mesyukuri dan memaknai semua itu dengan membuka banyak klinik dan posyandu di desa-desa miskin. Memaknai hidup Ia memaknai hidupnya dengan menjadi makna bagi orang lain.

Ada juga seorang pebisnis besar dengan latar belakang pertanian hijrah ke desa untuk memberdayakan para petani.
Keduanya mengaku sangat menikmati pilihannya itu.
Fase ini merupakan fase kita menjadi pribadi yang lebih bermakna. Kita menjadi pribadi yang berharga bukan karena harta yang kita miliki, melainkan apa yang bisa kita berikan bagi orang lain.

Hidup kita seperti roti. Roti akan berharga jika bisa kita bagikan bagi banyak orang yang membutuhkan.
John Maxwell dalam buku Success to Significant mengatakan “Pertanyaan terpenting yang harus diajukan bukanlah apa yang kuperoleh. Tapi, menjadi apakah aku ini?”

Nah, Mahatma Gandhi menjadi contoh konkret pribadi macam ini. Sebenarnya, ia menjadi seorang pengacara sukses.
Tapi, ia memilih memperjuangkan seturut nuraninya. Ia menjadi pejuang kemanusiaan bagi kaum papa India.

Nah, di fase manakah hidup kita sekarang?

Marilah kita terobsesi bukan dengan bekerja atau memiliki, tetapi menjadi pribadi yang lebih matang, lebih bermakna dan berkontribusi!

Sumber: Pribadi To Do, To Have, atau To Be? oleh Anthony Dio Martin

Ketika musim kemarau baru saja mulai, seekor Burung Pipit mulai merasakan tubuhnya kepanasan, lalu mengumpat pada lingkungan yang
dituduhnya tidak bersahabat. Dia lalu memutuskan untuk meninggalkan tempat yang sejak dahulu menjadi habitatnya, terbang jauh ke utara
yang konon kabarnya, udaranya selalu dingin dan sejuk.Benar, pelan pelan dia merasakan kesejukan udara, makin ke utara makin sejuk, dia
semakin bersemangat memacu terbangnya lebih ke utara lagi.

Terbawa oleh nafsu, dia tak merasakan sayapnya yang mulai tertempel salju, makin lama makin tebal, dan akhirnya dia jatuh ke tanah karena tubuhnya terbungkus salju.Sampai ke tanah, salju yang menempel di sayapnya justru bertambah tebal. Si Burung pipit tak mampu berbuat apa apa, menyangka bahwa riwayatnya telah tamat.  Dia merintih menyesali nasibnya. Mendengar suara rintihan, seekor Kerbau
yang kebetulan lewat datang menghampirinya. Namun si Burung kecewa mengapa yang datang hanya seekor Kerbau, dia menghardik si Kerbau agar menjauh dan mengatakan bahwa makhluk yang tolol tak mungkin mampu berbuat sesuatu untuk menolongnya.

Si Kerbau tidak banyak bicara, dia hanya berdiri, kemudian kencing tepat diatas burung tersebut. Si Burung Pipit semakin marah dan memaki maki si Kerbau. Lagi-lagi Si kerbau tidak bicara, dia maju satu langkah lagi, dan mengeluarkan kotoran ke atas tubuh si burung.
Seketika itu si Burung tidak dapat bicara karena tertimbun kotoran kerbau. Si Burung mengira lagi bahwa mati tak bisa bernapas.

Namun perlahan lahan, dia merasakan kehangatan, salju yang embeku pada bulunya pelan pelan meleleh oleh hangatnya tahi kerbau, dia
dapat bernapas lega dan melihat kembali langit yang cerah. Si Burung Pipit berteriak kegirangan, bernyanyi keras sepuas puasnya-nya. Mendengar ada suara burung bernyanyi, seekor anak kucing menghampiri sumber suara, mengulurkan tangannya, mengais tubuh si
burung dan kemudian menimang nimang, menjilati, mengelus dan membersihkan sisa-sisa salju yang masih menempel pada bulu si
burung. Begitu bulunya bersih, Si Burung bernyanyi dan menari kegirangan, dia mengira telah mendapatkan teman yang ramah dan baik
hati.

Namun apa yang terjadi kemudian, seketika itu juga dunia terasa gelap gulita bagi si Burung, dan tamatlah riwayat si Burung Pipit ditelan oleh si Kucing.

Dari kisah ini, banyak pesan moral yang dapat dipakai sebagai pelajaran:

  1. Halaman tetangga yang nampak lebih hijau, belum tentu cocok buat kita.
  2. Baik dan buruknya penampilan, jangan dipakai sebagai satu satunya ukuran.
  3. Apa yang pada mulanya terasa pahit dan tidak enak, kadang kadang bisa berbalik membawa hikmah yang menyenangkan, dan demikian pula sebaliknya.
  4. Ketika kita baru saja mendapatkan kenikmatan, jangan lupa dan jangan terburu nafsu, agar tidak kebablasan.
  5. Waspadalah terhadap Orang yang memberikan janji yang berlebihan.

R.Madrid 0 - Benayoun 1

Happy… happy banget ……

Seperti biasa Liverpool kalo di level Eropa selalu bermain bagus.

Pertandingan semalam sebenarnya Liverpool ditekan habis di Santiago Bernabeu terutama penyerang Real Madrid Arjen Robben.

Goal tunggal dimasukin oleh Yossi Benayoun delapan menit sebelum bubaran.
Diawali pelanggaran Gabriel Heinze di sisi kiri pertahanan Madrid, Fabio Aurelio melepaskan tendangan bebas ke kotak penalti. Dalam posisi tidak terkawal, tandukan Benayoun dari tengah kotak penalti merobek jala Casillas dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Liverpool.

Walaupun menang, sialnya Toress kena cidera.  Toress yang diturunkan sebagai penyerang tunggal sejak menit pertama mulai tidak maksimall setelah dia mengalami cedera di pertengahan paruh pertama.
Cederanya Torres jelas mengkhawatirkan mengingat dalam semusim terakhir dia terus didatangi masalah pada kakinya. Ancaman kembali absen pun kini membayangi striker 24 tahun itu.

“Dia terkilir pada pergelangan kaki di babak pertama dan kami terus menunggu (sampai babak kedua) hingga melihat dia tidak dalam kondisi terbaik dan itu bisa membahayakan untuk pertandingan selanjutnya,” ungkap Rafael Benitez di situs resmi klub.

HIDUP LIVERPOOL……..

Beberapa dekade lalu, saat Mr Lee Kuan Yew masih menjadi PM S’pore, di negara itu pernah terjadi hal yang sangat menghebohkan karena masalah keluarga.
Ada orang kaya di sana yang istrinya sudah lama meninggal. Dia mempunyai seorang anak laki2. Dan setelah anak tsb menikah, dia minta ijin kepada ayahnya utk tinggal bersama. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal ber-sama2 dengannya di apartment-nya yang luas dan mewah.

Ayahnya ini sangat mencintai anak tunggalnya, dan karena dia merasa sudah tua, maka dia menghibahkan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, di-atas-nama- kan ke anaknya itu.
Tahun2 berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, tidak heran jika terjadi ketidakcocokan.

Tapi entah sebab mengapa, suatu hari mereka bertengkar hebat, yang pada akhirnya, sang anak mengusir ayahnya keluar dari apartment tempat mereka tinggal bersama yg sudah dihibahkan ayahnya kepadanya. Karena seluruh hartanya sdh diberikan kepada anaknya, mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya dan terkenal di Singapore, tiba2 menjadi pengemis!

Suatu hari, ada temannya waktu mau memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah dia adalah Mr. X. Tentu saja, si ayah malu dan menjawab dengan “bukan”. Tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa Mr X itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman2nya yang lain, dan mereka ber-sama2 mendatangi si ayah yg malang ini.
Ada 1 sahabat karibnya yang langsung yakin bahwa pengemis itu adalah Mr X. Dan dihadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis ter-sedu2 menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan disana, krn semua orang tua merasa sangat marah thd anak yg sangat tidak berbudi itu.
Kegemparan ini akhirnya terdengar sampai ke Mr Lee Kuan Yew yg pada saat itu masih menjabat sebagai PM S’pore. PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu si ayah. Ke 2 orang tsb di-maki2-nya dan dimarahi habis2-an oleh PM Lee. PM Lee mengatakan ’sangat memalukan bahwa di Singapore ada anak pu thauw seperti mereka’.
Lalu PM Lee memanggil notaris dan saat itu juga surat hibah itu dibatalkan demi hukum! Dan surat hibah yang a.n. anaknya tsb disobek2 oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik si ayah diatas namakan kepada Mr X lagi. Lalu, anak menantu itu sejak saat itu dilarang masuk ke apartment ayahnya.

Mr Lee ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orang tuanya dan menghargai para lansia. Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan decree yaitu larangan kepada para orang tua utk tidak menghibahkan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat dekrit lagi, yaitu memberi pekerjaan kepada para lansia.

Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu2nya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 th bekerja. Yaitu dengan cara, semua toilet di Changi Airport, mall, dan restaurant, petugas cleaning service-nya adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak.
Kenapa mereka tidak diberi pekerjaan di kantor dsbnya? Itu tidak mungkin karena lansia itu bukan orang yang berpendidikan tinggi dan sebagian besar adalah mantan ibu2 rumah tangga 100%. Dan juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak2 dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan di resto dsbnya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak2 tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua.

Bagus sekali Cerita ini dan Lee Kuan Yeuw itu memang Orang pintar, Tokoh yg Berani…Bayangkan Dia berani menyobek2 Aktaq Notaris n Membatalkannya, Dia Bisa n Berani melakukan ini krn Yakin akan mendapat dukungan Seluruh Bangsa Singapura.

Petai…Bau si…Tapi Khasiatnya…Wow!

Pete tu mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa , fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Nah..kombinasi ini , ternyata bikin kita jadi sangat bertenaga! *wah buat maniak pete , bakal makin semangat ni ngeborong pete , ki’5 , tapi tunggu..sabar. .sabar…baca dulu artikelnya mpe abis yak?*
Riset membuktikan dua porsi pete aja..mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit.
Makanya , tau ga sih kalo makanan ini tu kesukaannya para atlet top!
Selain itu , pete juga banyak gunanya. Bisa juga ngebantu ngobatin beberapa penyakit. Check this out! (dari berbagai sumber).

Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi , banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan , sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax , memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

PMS (premenstrual syndrome)
Jika mengalami PMS saat ‘ tamu ‘ datang , kamu ga perlu minum pil ini ataupun itu , cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah , yang dapat membantu mood.

Anemia
Dengan kandungan zat besi yang tinggi , pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.

Tekanan darah tinggi
Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium , tetapi rendah garam , sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya , sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.

Kemampuan otak
200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan , istirahat , dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.

Sembelit
Karena kandungan serat yang tinggi , maka pete akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ..

Obat mabuk
Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan “penyakit” mabuk adalah milkshake pete, yang dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang jatuh , sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.

Kekenyangan
Pete memiliki efek antasid pada tubuh, sehingga bila dada anda terasa panas akibat kebanyakan makan, cobalah makan pete untuk mengurangi sakitnya.

Mual di pagi hari
Makan pete diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.

Gigitan nyamuk
Sebelum anda meraih krim gigitan nyamuk , coba untuk menggosok daerah yang terkena gigitan dengan bagian dalam kulit pete. Banyak orang berhasil mengatasi rasa gatal dan bengkak dengan cara ini.

Untuk saraf
Pete mengandung vitamin V dalam jumlah besar , sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.

Kegemukan
Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit , peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.
Laporan menyimpulkan bahwa , untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik , kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap.

Luka lambung
Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus.
Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisipermukaan dalam lambung.

Mengatur suhu tubuh
Banyak budaya lain yang melihat pete sebagai buah ‘dingin‘ yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya. Di Belanda misalnya , ibu hamil akan makan pete untuk meyakinkan agar si bayi lahir dengan suhu tidak tinggi.
Seasonal Affective Disorder (SAD) (penyakit emosional yang kacau)
Pete dapat membantu penderitas SAD kerena mengandung pendorong mood alami, tryptophan.

Merokok
Pete dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya , bersama dengan kalium dan magnesium , membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin

Stress
Kalium adalah mineral penting , yang membantu untuk menormalkan detak jantung , mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika kita stress , kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan lagi dengan bantuan makan petai yang tinggi kalium.

Stroke
Menurut riset dalam “The New England Journal of Medicine , ” makan pete sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%.

Caplak
Mereka yang suka berpaling pada pengobatan alami akan berani bersumpah , jika kamu ingin mematikan caplak, maka ambil sepotong pete , dan letakkan di caplak itu.
Tetap pertahankan pete itu dengan menggunakan plester!
Lalu…setelah membaca semuanya , kamu pasti jadi percaya bahwa pete adalah obat alami untuk berbagai macam penyakit. Jika dibandingin ma apel , pete memiliki protein 4 kali lebih banyak , karbohidrat dua kali lebih banyak , tiga kali lipat fosfor , lima kali lipat
Vitamin A dan zat besi , dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya.
Jadi…mulai sekarang , jangan memandang sebelah mata mata buah satu ini…
Ternyata kaya nutrisi kan ?
Selamat mencoba…

[Test] Neurologis

1- Temukan huruf “C” di bawah. Jangan gunakan bantuan cursor.

OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO
OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO
OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO
OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO
OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO
OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO
OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOCOOOOOOOOOOOOOOO
OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO
OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO
OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO
OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO

2- Jika anda telah menemukan huruf “C”, sekarang temukan angka “6″ di bawah.

9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
9999699999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999
9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999

3- Sekarang temukan huruf “N” di bawah. Ini agak lebih sulit.

MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMNMMMM
MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM
MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM
MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM
MMMMMMMMMMMMMMMMMMM

Ini bukan gurauan.
Jika anda bisa melewati 3 test ini, maka anda bisa membatalkan rencana
kunjungan anda ke ahli neurologis.
Otak anda masih baik dan jauh dari penyakit Alzheimer.
Selamat !

Dapat dari email di kantor :)

Saya coba menjabarkan kisah sukses saya berdasarkan pengalaman saya
sendiri…. Saya banyak terpengaruh oleh kesuksesan Kelvin Hui (saya
beruntung bisa datang ke seminarnya tahun lalu di Jakarta ).

Kelvin Hui adalah seorang Web Publishing Businessman (Founder
ambatch.com & SEO Master), yang berhasil mendapatkan kontrak dengan
Yahoo! senilai 20 juta US hanya untuk mempromosikan Yahoo! di
Hongkong, Korea & Jepang selama 3 tahun!

Yang menarik manusia ini justru sangat2 sederhana dalam berpakaian,
tutur katanya sangat halus namun penuh kebijaksanaan yang membuat
pemikiran saya berubah 180 derajat ttg kesuksesan.

Sukses itu sederhana, sukses tidak ada hubungan dng menjadi kaya raya,
sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata kiyosaki/tung desem
waringin/the secret, sukses itu tidak perlu dikejar, SUKSES adalah ANDA!
karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri…

Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi
1 ovum, itu adalah sukses pertama Anda!

Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat,
itulah kesuksesan Anda kedua…

Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1 di saat tiap
menit ada 10 siswa drop out krna tidak mampu bayar SPP, itulah sukses
Anda ketiga…

Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga emas, di saat
46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda keempat…

Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta org
mati kelaparan setiap bulannya itulah kesuksesan Anda yang kelima…

Sukses terjadi setiap hari, Anda tidak pernah menyadarinya. ..

Saya sangat tersentuh ketika menonton film Click! yg dibintangi Adam
Sandler, “Family comes first”, begitu kata2 terakhir kepada anaknya
sebelum dia meninggal…
Sakin sibuknya di Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai
tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya, bahkan tidak
sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri, keluarga nya pun
berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi ngga
kenal siapa ayahnya…

Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa
terus2an jadi best seller dng membuat sukses mjd hal yg rumit dan
sukar didapatkan.. .
Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex,
pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya
istri cantik sprti Donald Trump, & resort mewah di Karibia…

Tapi buat saya pribadi yg bisa hidup dng sangat berkecukupan, saya
rasa sukses memiliki arti yang berbeda…
Sukses adalah mencintai & bangga terhadap diri Anda sendiri,
mengerjakan apa yang Anda sukai kapan saja dan di mana saja….

Sukses sejati adalah hidup dng penuh syukur atas segala rahmat Tuhan,
sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik
kehidupan Anda, pada saat Anda gembira Anda, gembira sepenuhnya,
sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya, setelah itu
Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.

Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, tidak
menipu, apalagi scam, saleh & selalu rendah hati,

Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan,
tidak lagi menginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah
bisa menerima sepenuhnya kelebihan, keadaan, dan kekurangan Anda apa
adanya dengan penuh syukur.

Saya berani berbicara seperti ini, karena hidup yang saya alami ini
seperti roda pedati, ketika masih mahasiswa hidup begitu nelangsa cuma
mampu makan warteg 1 kali sehari dng nasi setengah + sayur gratis +
tempe goreng.
Tapi ternyata dl nikmat makan di warteg kok sama saja bila ibandingkan
ketika saya makan di restoran mewah di Amerika, toh…

Saya pernah tidur di kolong langit, beralaskan tanah & terpal, hujan
keujanan, & panas kepanasan.
Tapi ternyata lelapnya saya tidur dulu kok bisa sama saja yah bila
dibandingkan ketika saya tidur di hotel bintang 5 di Jepang, toh…

Saya dulu, pulang-pergi ke sekolah jalan kaki sejauh 40 km Mas,
pakai baju lusuh, tas kotor & alat tulis seadanya, datang ke sekolah
selalu menjadi bahan tertawaan teman2 yg lebih kaya, tapi kok sama
saja toh enaknya ketika saya dijemput oom saya naik mercy, sama2
nyampe jg ternyata, Mas…

Saya pernah diundang bos saya ke rumah barunya, utk menikmati ruang
auditoriumnya, ada speaker untuk karaoke, ada utk mendengarkan musik,
ada utk home theater, dia bilang harga speaker Thiel-nya untuk
mendengarkan musik saja harganya 400 juta, saya disuru dengerin waktu
beliau putar musik jazz, memang enak sekali, suara dentingan gelas &
petikan bass bisa terdengar jelas, tapi kok setengah jam di situ, saya
bosan juga toh, Mas.

Sama aja nikmatnya mendengarkan musik di komputer sendiri, speakernya
cuman Simbadda 100 rb…

Pernahkah Anda menyadari?

Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang uang hanyalah
alat tukar, Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda.

Ya, Anda mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun
atau beli mobil/motorkan kredit selama 3 tahun.

Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda, Anda
menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi
untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll…
Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda, tapi diri Anda sendiri,

Itu sebabnya mengapa org pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari
orang bodoh… Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau
membeli waktu Anda…

Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di
seminar bisa dibayar 200 juta ato harga 2 jam seminar Pak Tung bs
mencapai 100 juta!!!
Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan
sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike.
Suatu produk bermerk mjd mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi
karena produk tsb dipakai oleh siapa…

Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan bisa terjual 80
juta dollar, sedangkan bola basket bekas dng merk sama bila kita jual
harganya justru malah turun…

Hidup ini kok lucu, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat
dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika
kita kejar dng segenap tenaga kita & akhirnya kita sampai, yang kita
lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja ternyata…

Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas Anda masih mengejar
fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga
untuk sungkem sama orangtua yg begitu mencintai Anda, memeluk hangat
istri/kekasih Anda, mengatakan “I love you” kepada org2 yang anda cintai:
orang tua, istri, anak, sahabat2 Anda.

Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu, selagi Anda masih
sempat, Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan meninggal, mungkin
besok pagi, mungkin nanti malam, LIFE is so SHORT.

Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda, entah itu
bermain bola, memancing, menonton bioskop, minum kopi, makan makanan
favorit Anda, berkebun, bermain catur, atau berkaraoke.. .

Enjoy ur life, life is so short…

Sekedar cuplikan info - siapa tahu Anda-anda belum tahu :D

Layanan internet (broadband) di Indonesia adalah salah satu yang terburuk di dunia, bahkan di Asia. Tingginya tarif internet belumlah sebanding dengan layanan, yaitu kecepatan akses data yang memuaskan.

Demikian diungkapkan Ketua Lembaga Riset Sharing Vision Dimitri Mahayana di Bandung, Minggu (1/2).

“Tarif internet di Indonesia itu 300 kali lebih mahal daripada di Jepang. Di sana, tarif layanan termurah dilepas di USD 0,13 per megabit/detik. Di tempat kita, yang paling murah Fastnet, ada di USD 15 per megabit/detik,” tutur dosen Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung ini mengutip data dari riset OECD (Organisation for Economic Co-Operation and Development.

Rata-rata di Indonesia, tarif layanan internet adalah USD 50 (Rp 550.000 per megabit/detik. Yang jadi masalah, kecepatan akses rata-rata di Indonesia 256 kilobit per detik. Sementara, kecepatan akses di Jepang mencapai 93. 693 kilobit/detik. Maka, dari hasil survei Sharing Vision, kondisi ini mengakibatkan tingkat kepuasan dan ketertarikan berlangganan internet menurun. Dari 84 persen menjadi 66 persen di tahun berikutnya.

“Kalau lambat dan mahal seperti ini ya repot. Ibaratnya dengan negara lain, kita naik sepeda mereka naik Rolls-Royce. Padahal, banyak hal dan ilmu yang bisa kita dapat dari internet,” tuturnya.

Minimnya konten dalam negeri dan lemahnya infrastruktur, yaitu jaringan backbone di Indonesia adalah beberapa penyebab buruknya layanan internet di negara kita. (banjarmasinpos.co.id)

Older Posts »